Monday, November 20, 2017

Monday Mood

Oooh you know how rough Monday could be. Pagi-pagi udah ada susu tumpah, coretan di dinding, anak nangis ga mau mandi...😅

Urusin STNK n pajak di Samsat. Jalan-jalan sama uti atung bidey Olivier hari ini. Ke pasar. Makan siang soto. Beli Sido Mampir. Whoa. Alhamdulillah.

Ini udah di ILP lagi belum make up-an. Masih ngantuk. Hahahha. Tapi seru ya beneran deh. Tinggal sendiri. Mandiri. Punya kesempatan buat ambil keputusan.

Sangat menyenangkan kembali berada di proses belajar (lagi).

Saturday, November 18, 2017

Sins

Jadi semalem saya sedih banget kan yaa udah marah sama Lateefa dan suami. Saya minta maaf karena udah marah-marah. I told my husband that was a waste of time and energy.

Sampe akhirnya melihat video dari Nouman Ali Khan. Tentang inner peace. I was like.. Iya ya. Allah Maha Baik memberikan kesempatan terus buat kita memperbaiki.

Dan tadi pagi...ada kecelakaan kutek. Dia buka kutek dan mencoretnya ke tembok. Wuiii, Nak.. Langsung aja saya ambil kuteknya.


Dia menangis. Jadi inget kemaren kan ya. Daripada saya marah-marah. Saya langsung mengambil kutek dan bilang.

"Nak. Kutek buat di kuku. Bukan tembok"
"Mamaa... Aku mau kutek. Mamaaa!!!"
Saya biarkan saya dia menangis.
"Mamaaa jawab donggg!!!"
"Mama udah jawab. Kutek buat di tangan. Kamu coret coret tembok. Mama ambil"
"Mamaaa!!! Mamaaa!!!"

Saya diemin aja. Akhirnya berenti sendiri. Dia ambil yakult. Dan lupa sama kutek 😂

Pas tadi berangkat, Lateefa nangis mau sama saya. I said sorry I have to work. Pulangnya beliin dia sosis ah. Hehe..

Friday, November 17, 2017

Dear Dita



You are not alone. You're not a failure. You are a story. And sometimes it's not always a happy ending in some series. Often story starts with nightmare.

You were raised in a broken home. An angry house. Tired mom. Furious dad. But you survived. But you're alive. Although maybe powerless.

So please, do not try to get your power over your kid. Not her. Please. She is the light. She is the seeds. She sees you as comfortable place to be hugged. She sees you as someone who she can rely on.

You are a wife. You are already powerless from the start. Please do accept it. Please switch. Get your power from somewhere else. Or just do house chores.

It has just been 10 days and too much yelling in this house. Too much power. Too much disappointment. That maybe didn't come from here. That maybe have been forever with you but you're just too tired to dig.

There's no such productive communication happened around since morning. I yelled. Lateefa intentionally poured, wasting her shampoo for bubble bath. What hurt me was I was blamed for that by a comment from my beloved husband. That made me yell, did a back fire but it was at her and I was so upset that I cud see she was wondering why. Then I pinched her. She cried. I told my husband I didn't like being blamed. He told me to take care of myself as he's done talking to me.

Now they're off. I'm alone. I felt like I turned into angry mom too many times this week. That I didn't want it to. That I asked myself where was Allah when I was mad? Was I myself? Was this hormones?

I always know I need help. I always know I need friends. I always know I need an escape. I need to take a break.

Being a mom is a never ending story. But I see myself as someone who is difficult to overcome anger and disappointment. I have to accept. That failure is a part of a story. That bad days are part of process to happy ending. I was so mad at myself. I was so sad.

I know I am not alone. I know I matter. I just need help. Someone to talk to. Or sing.
Singing is always good idea. Writing lyrics, too.

Thursday, November 16, 2017

Taking A Break

Wah.. alhamdulillah sudah hari Kamis lagi. Hari ini libur, ngga ada kelas. Rasanya seneng banget bisa jalan-jalan sama Lateefa. Kebetulan hari ini suami cuti juga. Kita jalan-jalan! Yeay! Makan siang di luar dan beli tempat bekel buat Lateefa.

Sampe rumah dia main begini..

"Nak, main apaan nii?"
"Keretaan mah.. mama mau naik?"
"Mau doong.."
"Asik.. kita sambil nyanyi yah"
Saya nyempil di bangku.
"Naik keyeta api..tuttt tutt tuuuuuut"

Saat mau main lagi sama Lateefa, dia udah bawa kabur tempat bekelnya dan mulai berimajinasi.


😍
Mungkin karena dari Zuhur tadi kita keluar rumah dan baru pulang magrib, jadi dia kangen main kayanya. Saya tinggalin minum susu deh anak lucu ini. Ngga lama, saya selesai minum susu dan kembali ke kamar to see this scene. Such a doll 😘


Anaknya udah tidur nii. Kecapean kayanya. Nite, Nak.. Mimpi indah yaa 🤗

Wednesday, November 15, 2017

Mendung

Hari ini mendung, cedeum. Maunya uwel-uwelan aja sama anak kecil. Sayangnya dia mau ke Enin. Whaaa. Tadinya mau tidur siang tapi jadinya anterin anak kecil dan bibi ke Enin.

"Nak. Mama ngantuk niih mau tidur siang"
"Mama ga boleh tidur"
Saya sedang duduk di sofa dan dia nyempil aja gitu.
"Aduuh sempit, Ma.."
"Iih..orang mama duluan di sini kaliiii".
Langsung aja saya jailin dia. Daripada kesel gara-gara diganggu duduk di sofa, akhirnya..saya lari ke kamar. "Kamu di situ aja. Bhay! Aku mau tidur yes.."
Anak ini ke kamar, lari ngejar saya dan saat sampai kamar Enin, saya peluk. "Mwah!!! Luv you Nak!"

Akhirnya kita tidur-tiduran di kasur Enin.
"Mama, kita tiduy yu"
Bahahha!! Asiiikkk. Yess!!
"Ma..empok-empok aku dong..."
Setelah diempok-empok dan nyanyi "Tifa bobo..oh Tifa bobo..kalo ga bobo nanti kita mengantuk.." lalu dia tidur.

Alhamdulillah hari ini menyenangkan dan ngantuk. Hahaha. Siap-siap ngajar dulu pemirsah. Sembari ngantuk...

Tuesday, November 14, 2017

Getting High

Siap-siap naik odong-odong!!!
Pagi ini sampe siang dia sangat kooperatif. Yaa walaupun spilled milk sama ngompol tapi ngga rewel. Jadi dibawa naik odong-odong. Sebelum itu saya bilang sama Lateefa bahwa sangat menyenangkan kalau rumah rapi dan mamanya udah mandi.

"Kalau sudah beres, kita main juga kan berdua?"
"Iya..mama mandi ya biar keteknya ngga  bau bawang"
"Bahahha!!! Malu yaa kalau bau..kalau kotor. Kebersihan kan  sebagian dari iman ya Nak..."

Kata kami saat uwel-uwelan di kasur. She agreed. Saat itu saya nerasa natural high beneran karena bersyukur udah punya dia..kisskiss peluk main di kasur tukeran tawa. Bahagia sekali...

Habis itu kita baca angka dulu dan ganti baju. Langsung meluncur naik angkot dan naik odong-odong deh.




Monday, November 13, 2017

Learn from The Beast

Not the best. No. Not this time.

I mean. I made mistake. Well, who doesn't? But this time was like a big time and a thing I forgot which my brother reminds me about it again. Thanks, brother!

It is like learning from your own mistakes. Again and again. We are not perfect. It is so inhuman to tell someone is perfect. I have flaws. Lots of them. But the flaws should be kept perfectly closed, shut, silent. Here in our house. Here in our marriage. Here in our hearts. I am so glad we're learning from mistakes and mistakes are the beast I meant. Evil. Or even evilish thoughts.

Tapi pagi ini emang kesel beneran sih. Lesson learned.

Jadi lagi belajar hidup mandiri kan yaa. Tau tau air bocor. Defisit air lah kita. Dan pas saya lagi diskusi sama suami, ada yang caper pisan.. Ya ampun Nak..tau sih kalau kamu tuh pasti mau ditemenin. Cuma sampe mukul mukul nya itu loh.

"Bisa diem ga teh? Mama lagi masak! Mama ga suka kalo diganggu. Ini kan masih pagi, kamu main sendiri dulu"
Makin pukul-pukul lah dia kan. Saya pukul balik tangannya. (please jangan ditiru ya buibu...) "Sakit ga?! Sini mau mama gendong ga??!"
Udah tarik napas masih aja saya kesel. Akhirnya ke kamar. Sambil gendong anak kecil yang nangis kejer.
Akhirnya saya duduk di kamar sama Lateefa dan mulai bisa ngomong normal."Kamu sakit ga kalo dipukul? Mau ga kalo mama teriak-teriak?"
"Ngga Ma..."
"Iya dong Nak..mama juga sedih kamu nangis nangis gini, ngerengek..kan udah tahu kalau pagi ya mama masak, kamu main sendiri..."
"Iya Ma..."
"Teteh masih kecil, masih banyak belajar. Mama juga masih belajar. Kita belajar bareng-bareng ya buat ngomong lebih jelas. Kalau teteh mau dipeluk, minta peluk mama. Kalau teteh mau ngobrol, minta temenin mama..ya, Nak?"
"Iya Ma..."
Setelah peluk cium, keadaan udah enakan. Lalu, saat saya cuci piring dia bilang, "Mama.. Aku mau dipeluk". Ya ampun...meleleh rasanya...

Dan hari ini abang tukang mainan lewat. Kami beli balon, harganya cuma 1000-an tapi cukup bikin saya dan Lateefa main sampe ketawa lebar.


Sunday, November 12, 2017

Sunday Fun Day

Minggu seruuuu! Anak kecil ujan-ujanan seneng banget. Bogor bagian Villa Citra diguyur hujan angin nih. Bikin Lateefa mau ujan-ujanan. Cuma hari ini saya capek banget dari pagi. Lagi lemes aja kali ni badan ya. Jadi tadi tidur siang sebentar sementara Lateefa narik-narik minta ditemenin main hujan-hujanan.

"Mama ayoooo!" Lateefa merengek sambil narik baju. "Mama! Aku mau ditemeniiin"
Saya lagi selonjoran kan kesel yaa..orang mau istirahat. "Nak, sama papa dulu deh..nanti baru sama mama. Mama mau tidur dulu".
Terus masih aja kan dia maksa. Sampe akhirnya saya bilang "Nak, mama ngantuk mau tidur. Mama selonjoran dulu 10 menit. Habis itu mama temenin".
Alhamdulillah Lateefa keluar kamar dan mau main hujan-hujanan di pager. Sementara saya selonjoran. Dan setelah agak lama, dia kembali lagi ke kamar. Menagih janji saya.
"Mama. Ayoooo. Temenin aku".
Alhamdulillah badan udah enakan dan saya langsung nemenin dia main hujan-hujanan. Sayang saya ngga sempet ambil foto.

She was so happy and excited maen air di luar. Setelah kurang lebih 30 menit, kami masuk ke garasi. Mandi sore pake air hangat yang dimasakin suami. Ngga lama..Uti Atung datang sama Nene Ida. Atung bawain cupang! Yeyeye!


Alhamdulillah hari ini capek fisik tapi hati bungah banget. :)

Saturday, November 11, 2017

Sweet Dream

Pagi ini pas lagi masak, Lateefa ngedeketin sambil peluk dari belakang. Langsung aja saya sapa.
"Nak.. good morning!" Kiss kiss. "Nyenyak tidurnya, Nak?"
"Nyenyak, Ma.." Diem sebentar. "Aku mimpi indah".
"Hahhaha. Mimpi indah apa, Nak?"
"Aku mimpiin mama".
"So sweet.. senengnya kalo mama jadi mimpi indah. Emang mama lagi apa di mimpi teteh?"
"Mama lagi masak"

Waahaha. Senangnyaaa...
Ada-ada aja ya ini anak pagi-pagi. Seneng aja gitu dia pinter ngomong. Terus ga lama rewel dan ga mau cuci kaki habis dari luar kena air kubangan.


"Teh..kakinya kotor loh.."
"Aku mau kakiku kotor aja ma..biarin aja.."
"Kan kakinya nanti banyak kuman, Nak".
"Mama tapi aku ga mau ada kuman.."
"Ya kalo ga mau ada kuman ya cuci kaki"
Lateefa diem sebentar dan.. "oke ma! Yuks!"

Horee! Alhamdulillah mulai agak mudah membujuk anak kecil ini dengan komprod. Hehe. Seneng siih jadi mudah menyampaikan message dan fokus sama message nya daripada suara saya yang tinggi. Tinggal latihan sama orang lain juga, terutama orang dewasa. Mungkin lebih susah ya kalo sama adult karena ga se-innocence anak-anak. But well..worth a shot ya.

Friday, November 10, 2017

Pengertian

Hari ini Lateefa ngertiin banget mamanya yang lagi capek dan lemes. Badan pegelll banget belum dapet ih. Zzzz.

"Nak, maaf ya mama lagi capek. Mama duduk duduk dulu ya".
Dia mau main, ngajak main masak-masakan. "Kita maen aja yuk mah. Masak-masakan aja".
"Mama lemes, Nak. Kamu main dulu aja sendiri. Nanti abis masak-masakan kita main petak umpet".
"Asiik!!!"

Dia anteng main sendiri di garasi. Main air sampe basah. Ga apa-apa selama tempatnya bukan di dalem rumah.

Abis bantuin Lateefa beberes dan mandi pagi..ehm, jam 10, lalu kita baru main petak umpet. 😘 Udah gitu mamanya ngopi dan anaknya makan sayur sop+nasi. Hmm..☕

Thursday, November 9, 2017

Musuh

Hari ini Lateefa dan saya pertama kalo di rumah berdua, lama. Lalu kami seperti biasa main dan ngobrol.

"Ma, papa mana?"
"Kerja, nak. Kenapa?"
"Aku kangen sama papa. Mau nonton"
"Itu namanya kangen sama hp-nya. Ngapain nonton, sih?"
"Eh! Hmm.. nanya yang lain, deh."
"Mau nanya tentang apa emang?"
"Keripik!"
Jelaslah saya ketawa. "Bahaha! Keripik apa?"
"Iya, jadi Tifa nanya papa suka keripik apa? Habis itu baru bilang papa Tifa boleh pinjem hp ga?"
"Katanya kangen sama papa..kok mau nonton"
"Eh iya ya.. yaudah kalo gitu ngobrol aja dulu. Nanya papa suka keripik ngga? Habis itu baru nonton"
"Matanya dijaga, nak. Kalau mau nonton sebentar saja. Kalau mama-papa bilang sudah ya sudah"
"Iya mah..aku tau."


Masih menjadi PR buat saya untuk menjauhkan Lateefa dari gadget. Dia juga bilang mau ke Eninnya karena mau nonton. "Mau pinjem hp Enin nanti kalo mama kerja".

Saya bersyukur menerapkan no gadget days saat sama Lateefa dari hari Senin-Rabu. Cuma memang dia jadi pinjem ke sana-sini di lain hari. Semoga perlahan-lahan bisa ngga nonton saat sedang bersama anggota keluarga lain, a least ngga selama 30-60menit sekali megang hp.

Wednesday, November 8, 2017

Owning A Moment



Just like one of those days where taking deep breaths wasn't enough. Sampe akhinya nyubit pipi.

So it's the toilet thing again. She didn't want to poo and pee in the toilet. She wee on pants instead. Many times. The reason why was like "Mama, aku ga suka pipis di situ. Toiletnya jelek. Aku jijik mah. Aku ga suka".

I was upset and numb and shocked. How come this little creature understood the feeling of jijik and toilet jelek?? Dan langsung nyubit dia di sambil membelakangi keluarga dekat yang kebetulan bertamu. "Ngomong lagi kaya gitu. ga bersyukur masih punya kamar mandi!" Setelah beberapa detik, saya diam dan Lateefa bilang "Mamaaaa sakiiiit. Jangan dicubiiit!!"

Langsung saya bawa dia ke kamar. "Maaf yaa, mau sama Lateefa dulu". That's what I said dan langsung masuk kamar, kunci.  There I started to snap her.


 "Kamu lihat kamar mandi jeleknya aja. Lihat ga ada air bersih?? Lihat ga ada sabun buat obeh?? Lihat ga ada sikat gigi sama odol? Bersyukur Nak!"
"Tapi aku ga mau maa pipis di situ. Aku mau pulang ke Enin..Kamar mandinya bagus"
"Kalau kamu lihat kamar mandi orang bagus, cukup bilang alhamdulillah kamar mandi mereka bagus! Bukan buat bandingin sama kamar mandi yang kamu punya!"
"Aku ga mau maaaah..kamar mandi ini kotor..."
"Kalau kotor, bersihin! Kalau berantakan, beresin!"
"Mama jangan marah...."
...
...
...
I was about to cry. I took deep breathe. " Mama tahu kamu butuh adaptasi. Perkataan kamu nyakitin mama Nak. Mama sedih kamu belum bisa bersyukur. Mama sedih kamu lihat cuma keramik rusak aja padahal kita punya air bersih berlimpah. Ngga semua orang dapat kenikmatan dapet air bersih loh, Nak.."
"Mama maafin Lateefa ya..."
"Hugs?"
Dan kita berpelukan. Saya minta maaf sudah cubit dia.

Things happened. Sometimes, well...lots of the time those things are not fun, not fine.

Saat saya cukup punya waktu sebentar untuk menelusuri kejadian ini, di situ saya langsung coba recall kejadian kemaren-kemaren. Oh iya... Right in front of her I said the toilet needs a fix. I did say "Hati-hati ya Nak. Keramik kamar mandinya rusak. Tajem nih dikit. Mama tutup ember ya..."
Jadi dia menyimpulkan itu adalah toilet jelek. Walapun saya berkali-kali bilang alhamdulillah udah bisa tinggal sendiri. Alhamdulillah udah bisa belajar mandiri.. cuma mungkin yang nempel ya itu, jeleknya, yang tidak positifnya.

Semoga makin belajar ya Nak, bahwa ngga semua orang beruntung kaya kita. Punya tempat tinggal. Punya air bersih. Punya sabun. Punya listrik. Punya buku. Punya pensil, tas, uang di dompet, anggota tubuh lengkap.

Mama sayang Lateefa. Maafin kalau masih banyak cara yang salah yaa. Yuk, kita perbaiki bareng-bareng! :) And owning this moment of faulty is diamond, I think. Disaat kita tahu kita salah, di situlah kita berbesar hati untuk memperbaiki. Agak mudah kalau bicara teori ya cuma kenyataannya suka berbalik. Terlebih lagi kalau sama suami. Banyak salah dan banyak kekurangan, yang penting mau mengakui kesalahan, memperbaiki, dan terus belajar jadi ibu, istri, dan individu yang jauh lebih baik lagi.

Tuesday, November 7, 2017

Our New Journey

Hari ini pindahan. Masih kaya mimpi but it's happening. Semakin sering latihan Komprod, semakin efektif ngobrol sama Lateefa, alhamdulillah.

Salah satunya pagi ini. Kami udah sampe rumah, siap-siap mau selametan dan menyambut keluarga dekat yang mau datang untuk makan siang.

Saya dan PakSu sudah nyapu, ngepel, beberes bareng. Suami sikat-sikat garasi.. Dan saat ruang tengah udah rapi, ada tangan kecil yang cekatan ngelepas ikatan Evamat Upin Ipin.

"Nak, hari ini kita mau selametan yaa. Bakal banyak orang. Kita rapi-rapi rumah yaa. Ini UpinIpin dilipet aja ya".

"..okay Ma..aku main yang lain aja"

"Mau main apa?"

"Masak-masakan aja".

Habis itu dia ke garasi. Main air..dan ngompol 😰 Mungkin masih butuh waktu buat terbiasa pipis dan pupup di sini yaa.

Semoga adaptasinya cepat ya Nak. Bisa bareng mama papa di sini, merasa rumah sendiri. Doa yang ngga habis buat teteh n papa 😘

Alhamdulillah keluarga kami datang, zuhur, makan siang. Bawa banyak makanan dan alhamdulillah bisa kumpul2. Seneng banget.

Ngga sabar sama petualangan baru kami 😉

Monday, November 6, 2017

Maiiin!

Hari ini seru! Main, main, main. Beberes beberes beberes.

Pokonya seru banget. Alhamdulillah. Ada masalah di keramik but we're fine after all.

Jadi intinya anak ini berdua main. Ngga mau ngalah, mau main pengserut yang sama. Saya diemin diemin diemin.

Kalo udah mukul memukul akhirnya turun tangan. "Tifa, antre ya Nak. Kan Aa duluan yang main. Kamu sabar.. nanti pasti ada gilirannya".

Lateefa diem ga marah ga ngelawan. Cuma cemberut tapi akhirnya memberikan pengserut. Mereka main bareng nih sampe sekarang.

Ga lama Lateefa rebut pengserutnya dan saya mengingantkan "mainnya berbagi, Nak. Kan ada aa, berdua mainnya".
"Tapi aku mau main maa.."
"Iya, antre. Sabar. Nanti juga ada giliran kamu".

Berhenti sampe di situ. Mereka main lagi berdua. Hari ke-5 KomProd smooth sekali, alhamdulillah.



Bogor sedang hujan. Adem. Di kontrakan lagi ada uwa2 dan aa kesayangan.


Sunday, November 5, 2017

Masih Sekitaran Situ

Nangis kejer ga mau pup di kontrakan. Maunya pup di rumah Uti/Enin. Hadeh..
Hari ke-4 KomProd masi sekitaran pup. Jadi intinya dia ga mau pup jongkok. Ini masi teriak-teriak nangis.

"Mau diajarin ngga? Mau belajar jongkok?"
Dan dia masi kejer nangis. Saya diemin aja.
Eh ngga lama dia minta gendong. Dan rekonsiliasi lah kami berdua.

"Pasti butuh waktu nak buat adaptasi. Tapu mama percaya kamu bisa kok. Kita bisa. Kalo tentang kloset, doain aja mama papa banyak rejekinya biar kita bisa beli kloset baru ya".



(Soalnya anak saya ini agak gimanaa gitu kalau di tempat baru. Memang hampir ngga pernah pipis/pupup di luar selain mall siih).

Cukup kerasa ngeselin sih dia nangis lama dan teriak-teriak di kontrakan. Lingkungan baru ya kaaan? Akhirnya we took a break. Minta tolong Mang Enjun beberes dan jagain rumah sementara kami beli makanan di luar.

Saya tahu adaptasi pasti butuh waktu. Akhirnya kami keluar rumah, beli makanan. Setelah beberapa jam di luar dan makan lalu kembali ke kontrakan, akhirnya Lateefa sakit perut lagi dan mau pup di kloset.

"Mama, aku sakit peyut. Aku mau pup di kontakan. Mama pegangin aku yah".

Hahahha. Precious. We won. Yay!! 


Alhamdulillah kami berhasil melalui tahapan ini. Ngga sabar mau pindah beneran hari Selasa nanti. 😊

Saturday, November 4, 2017

Time

Process takes times. It takes courage and patience. It was on Friday I got two children classes. Really put me on the edge.

I was disappointed and angry. Dealing with kid myself, at home, grocery store, playground, wherever - makes me want to take a break from kids. Like, man..really?

Handling Lateefa and keeping up with house chores made me tired on weekends. Friday, Saturday. I want a quite class. Or at least dealing with people who understand human language.

I know it was just one of those days. Cuma kebawa sebelnya sampe pagi ini Lateefa pup di pampers dan pagi-pagi minta nonton.

I know kalau Lateefa dititipin ke mama, pasti dia nonton. Lama. Bisa lebih dari 1 jam. I always ask her to love her eyes. To take care of them. Ini bikin saya senewen juga. I have told mom biarin aja dia nangis. Dan mama ngembaliin dengan nada tinggi "ya mama kan bukan kamu yang biarin anak nangis!" Whoops. Okay.

Melihat hari Jumat dapet dua kelas begini, dan hasil di rumah juga ga bagus. Mau banget rasanya pergi dari tanggung jawab. But warrior stays. Slays. I've gotta be so strict to Lateefa.

Dan pembicaraan pagi ini, I glared at her. Agak menaikkan nada bicara tapi saya ngga teriak.
"Mama ga suka kamu minta nonton pagi-pagi. Okey?"
"Ya ma..."
"Dan ini, pupup di mana? Pupup yang bener di mana??"
"Kamay mandi, ma..."
"Okay. Diinget ya Nak. Dan dilakukan".

Ini ngga berakhir dengan peluk. Saya mengeringkan anggota badan, dan kakinya, dan dia langsung mau ke papanya.

She sensed unfriendly me, I know.

###

Again, komunikasi produktif takes time to learn. Saya percaya practice makes perfect. Latihan komprod akan membuat saya luwes menerapkannya di kehidupan sehari-hari.

This is just one of thoooooose days 😅

Friday, November 3, 2017

Rewel

Hari ke-2 tantangan BunSay. Pagi-pagi sudah ada bahan oke. Langsung aja eksekusi di sini.

Jadi, saya dan suami berniat pindah dari rumah orang tua. Hal ini merupakan langkah besar untuk kami, tidak terkecuali buat anak kecil yang lagi suka negosiasi itu loh.

Pas tadi di meja makan...
Saya : Nak, nanti kita pindah yaa. Ngontrak sama mama-papa. Teteh belajar, pagi-pagi main sendiri soalnya mama mau masak dan sibuk beresin dapur. Di sana juga ga ada enin.
Lateefa : Aku mau di sini aja mah, sama enin.
Saya : Oke, kalau kamu mau disini ga apa-apa. Mama papa di kontrakan yaa.

Diem lah tu anak kecil kan. Ngga lama habis papanya pergi kerja... Rewel nangis deh Lateefa.

"Mamaaaa aku mau pupup di pampers!!!"
Pokonya rewel nangis ga jelas. Well, jelas sih. Dia mau pup di pampers yang udah dibuang sama saya.
"Nak, kalau mama biarin kamu pupup di pampers, itu namanya mama ajarin kamu yang salah. Udah tau kan kalau pup di mana? Ka-mar man-di."
Tambah kejer nangis, rewel. Gogosekan di lantai. "Mama!!! Mau di pampers!!"
Jadi saya keluarin jurus diem saya deh. Daripada ikutan teriak-teriak. Ke kamar aja deh.
"Mama!! Aku tu ngomong sama mama!! Mama jangan diem aja! Kalo orang ngomong nyahut dong ma!! Mamaaaa!!!"
Saya ga naikin nada bicara. "I know you're frustrated. Kamu kesel kenapa si, teh? Kesel belum main sama mama pagi-pagi? Kesel kita mau ngontrak dan di sana ga ada enin? Kesel ga boleh pup di pampers? Apalagi? Mama diem ya. Kamu tenangin diri dulu."
"Mamaa!! Aku masi mau nangis!!!"
"Yaudah nangis aja".

Eh..she opened her arms...and then we were hugging like best friends. 😅 "Mamaaa huwaaa!!" Berpelukan lah kita yang lama.
Hening, pelukan doang. We were enjoying the moment.
"Nak, kita potong poni nya yuk. Tempelin mangkok kaya Tante Rina."
She shed her tears dan bilang "Oke Ma".
Sumringah deh anak kecil ini. 😂

I won. Yihaaa!!
Ga ngebiarin dia pup di pampers dan potong poni. Yeay!




Thursday, November 2, 2017

Hooray

Yeay! Too many celebrations today. Highlight nya dua sih : kue+kopi dari suami saat bangun tadi pagi dan kopdar bersama RumBel Menulis.

Hari ini selain ultah juga hari pertama tantangan 17 hari KomProd BunSay. Cukup membuat deg-degan karena yang pertama selalu spesial dan mungkin agak panjang.

Jadi pagi ini saya bangun dengan kue dan kopi Tuku dibawakan suami. Ngga ada hal lain yang mau saya lakukan selain peluk cium, bersyukur sama Allah, dan one solid second enjoying that glorious morning.

Cuma sepertinya si kecil sudah 'on'. Dan langsung ada di imajinasinya bahwa dia adalah seorang penjual. Penjual yang barangnya berceceran di lantai dan punya dus plus tas karton.


FYI, tiga hari ini kami memang packing banyak barang karena saya mau pindah dari rumah orang tua. Dus rapi, aksesoris rapi, hilanglah semua itu di pagi hari. 😅

Tapi saya langsung inget KomProd alias Komunikasi Produktif, bahwa intonasi matters a lot, senyuman saya bakal menyihir otak Lateefa. Langsung deh puter otak gimana caranya ini biar rapi?

"Wah Ibu jualannya kok berantakan di lantai? Kan saya mau beli Bu. Dimasukkan ke dalam kantong plastik. Lalu dus nya buat Ibu jualan buku".

She replied, "oooh boleh boleh! Ini ya Bu, aksesorisnya..hmm bukunya mana ya??"
Lateefa mencari buku-buku yang kebetulan masih ada di kamar kami.


"Ini Bu, bukunya," kata Lateefa.
Dan saya minta izin sejenak untuk foto dia beserta barang jualannya.

Yeay! Pagi-pagi yang biasanya langsung spaneng kalo liat barang berantakan (apalagi diberantakin dengan sengaja sama anak), berubah menjadi pagi damai aman sentosa.

Alhamdulillah.

Masih banyak obrolan kita ya, Nak. Cuma menurut saya yang paling berkesan ya ini. Diselamatkan oleh ilmu pengetahuan akan intonasi, akan rumus 7-38-55.

Wednesday, November 1, 2017

30

It is almost my birthday. I celebrate it once a year, terutama dengan diri sendiri. I mean, no fancy cake nor balloons but a conversation. Seringnya pas lagi sendiri. Seringnya pas lagi diem, inget-inget udah ngapain aja setahun ini.

Pagi ini diingetin sama suami "mau ultah kan". Dan jawaban saya "really??" Karena ngga ngeh sekarang udah masuk bulan November. Udah mau kepala 3. Udah harus bisa berubah lebih drastis dan semakin mau belajar.

Masi inget banget yang bikin sedih, seneng, down, ada harapan.. dan bersyukur karena itu semua. Dulu mungkin kalo pas seneng bersyukur, kalo sedih malah ga terima. Akhir-akhir ini sering bersyukur kalau pas dapet sesuatu yang kurang berkenan di hati. Karena Allah pasti punya maksud baik. Dan selalu inget bahwa hidup itu sementara.

"Hidup di dunia itu paling sebentar. Kaya mimpi. Kita ngga pernah tahu besok akan ada apa. Baca kisah-kisah nabi. Semua contoh ada di situ. Dari Nabi Isa yang tidak diberi rumah sama Allah, nabi yang kaya raya, sampai nabi yanh diberi penyakit".

Seriiing banget ngerasa apa yang terjadi di saya belum apa-apa kalau dibandingin dengan apa yang orang lain hadapi. Cuma herannya kenapa saya masih ngeluh. Masi sering ngedumel dan ga bersyukur.

Semua butuh proses dan alhamdulillah saya sadar, bahwa saya akan berada di proses itu selamanya. Berada di perjuangan sampai saya meninggal. Cuma beda level aja, semakin meningkat sih, maunya (amiin!)

•••

Beberapa baju dan mainan sudah dirapikan. Meja kerja juga. Yang belum meja belajar dan kursi-kursi. Sama tempat tidur 200x200 yang beurat pisan. Kita mau pindah loh Selasa depan. Yeay! Semoga dilancarkan semua ya a, teh. I love you both. Maaf kalau banyak penyampaian yang masih salah, masih kurang tepat. I want to learn and I will be better version of me.

Hari ini Lateefa main odong-odong. Lagi tidur siang ni dia, kecapean kali ya. Panas banget nih Bogor. Eh, besok mau ada kopdar RumBel Menulis loh. Sikasiik!! Semoga jadi yaaa.. 

Tuesday, October 31, 2017

Tantangan

So here I am. Back again with loads of stories to catch up. So excited about our movin out (yay!), challenges in Bunda Sayang class, and more big plans coming up.

Kayanya baru sekali dalam hidup punya beberapa hal penting yang harus dilakukan bersamaan, butuh fokus dan konsistensi, butuh kesabaran ekstra, uang ekstra, perhatian ekstra. Semua tumplek plek plek are put on the same time : Now. November. My birthday. Hauahaha.

Selalu minta sama Allah tahun yang baik, yang membuat pribadi pintar dan semakin dewasa. This year was a blast. My 29 year old life has been fulfilled by blessings. Both ups and downs, laughs and tears, tapi masih bersama suami dan anak.

Walaupun ada bentrokan hebat tapi bisa kami perbaiki. Secara kebetulan, kelas BunSay mulai bulan November ini. Semakin saya kilas balik akan kesalahan cara saya berkomunikasi pada setiap individu di hidup saya. Terutama suami dan anak.

Allah memang Maha Pengatur. Maha segalanya. Kelas BunSay mulai paaaas banget saat kami diberi izin untuk pindah dari rumah Ibu saya. Semakin optimis bahwa saya bisa melakukan semuanya sekarang karena ini waktu yang diberikan Allah. Sekarang. Tidak menunda.

Materi udah mulai dikunyah tapi tetep nih masih ngawang. 😄 Bekal di kelas Matrikulasi sangat membantu saya membangun kepercayaan diri untuk menyelesaikan tugas di kelas Bunda Sayang ini. Setahun loh. Gimana ga kurang nekat nih si Dita 💃

Kita lihat ke depan seberapa konsistennya saya dalam setahun ini.

Tuesday, October 3, 2017

Ssasshut Up

Oh gosh. How this meal drama drown me to despair. Like, dealing with toddler is enough but dealing with her meal is even worse.

Kaya menyeimbangkan nutrisi which I am so lack of doing such perfect meal plan or even do it. Karena belum pernah melakukan saya tahu saya harus mulai dengan monthly plan karena weekly plan udah terlalu too exhausting. 💆

Well I'm trying, at least this October.
Hari ini Lateefa full of carbs dari nasi sampe misoa dan kentang. Emaknya juga. Bahahaha.

Yuks, dicoba ya Dita..biar lebih nutritious gitu meal dan isi tubuh anak & ibunya...

Just random note. I really am not sure why this popped up in my mind but..

Monday, October 2, 2017

Dress Up and Do Good



Read full article here :
https://www.polygon.com/2017/9/21/16341458/pewdiepie-racial-slurs-online-gaming

This reminds me of 9yo student somewhere with "ngepet, anjay, anjir" and the genital shout out right in front of my face, and their friends.

I am a mom. I have big responsibility. As a wife, mom, daughter, sister, human being. I play so many roles in life and become a functional, fully functional adult is a challenge. On pms or hard days where hormones are just not getting it right, it becomes psychology thriller story or whatever you name it like American Psychopath, Clockwork Orange, or The Fight Club.
Because I am a mom. I have responsibility. A big one, forever. With no practice, I just learn alongside my toddler daughter.
Sometimes, this world is just too dangerous for me, and for my kid(s, later -amin). Just too insecure for them.
But again, "Allah sebaik-baiknya tempat meminta". Dan saya selalu inget, "Allah dulu, Allah lagu, Allah terus". Although the fear stays, I'll fight. And I need not to worry nor sad.

But this is just where this silly hormone slams me. How online lofe can ruin your life. How images can tear your confidence. How perfect feeds of your rape my incapability.
That's why I have no 'life' on almost every social media I signed in.

Your images, when I am not strong enough to see your happy holiday feeds with cupcakes and cakes, or beach views, or shopping bags, or Sushi plates - make me sad. Like, sad. Dan membuat saya berhenti bersyukur at some point. So I think it is a toxic. There's a toxic in my head that said "geez, they should've been in magazine for their flawless looks". As I'm looking to the mirror, I see dark spots under my eyes, blackheads on my nose, and unhappy me showing just before my eyes. So I think I have to stop.

I have to withdraw. Because this isn't part of my life. This isn't part of me anymore. I mean, it is of course NOT your fault to share memories. I really appreciate you want to collect and keep moments with your loved ones, it's just..me.

The problem is with me and I just rant over stuffs I don't have to just because I am too jealous to see your perfect lives.

Whatever I have said that made you sad, I apologise. Just like the classic said, "blame it on hormones and do not take any responsibilities".

Monday, September 4, 2017

Monthly Recap

It's September already and that means..another month to survive and thrive. Hahaha!

Mulai bulan ini, makin mau nulis evaluasi bulanan karena evaluasi mingguan ternyata ga kekejar ya. Padahal idenya lumayan bagus cuma eksekusinya masih belepotan. Jadi coba agak longgar deh, evaluasi bulanan dulu.

Bulan agustus kemaren Lateefa sakit 2x, sariawan dan itu menghentikan sejenak kegiatan 'sekolah' nya.

Dhuha 2x seminggu bolong di minggu 1 dan dua, solat tahajud masih stuck di sebulan 2x (hhhh) yang artinya ga nyampe seminggu sekali.

Bisa bayar cicilan lebih dari bulan lalu, ini kemajuan alhamdulillah. Semoga bisa nambah pemasukan biar bisa nambah bayar utang ya Dit 😅

Alhamdulillah ga ada belanja ga penting seperti baju, celana, bando tifa atau semacamnya. Di samping ga ada duitnya, saya banyak beli bahan makanan yang akhirnya diolah berdua sama Lateefa seperti puding, brownies, pancake.

Bisa beli buah dan beli sayuran pelangi. Goal buat bulan ini semoga bisa makan buah&sayur warna/i dua kali seminggu, at least 2 minggu dari 4 minggu di bulan September ini which I did this morning dan Lateefa makan misoa sayur pagi tadi.

Bulan Agustus ga ada keluar bareng tigaan, alhamdulillah kemaren tanggal 3-9-17 kita main ke Taman Heulang dan sempet jalan-jalan beli makanan walaupun 'cuma' 3 jam.

###

Mau banget bulan September ini meningkatkan ceklis ceklis 😆 ini udah Ashar, waktunya siap-siap ke ILP. Udah main hp juga selama 30 menit. Semoga besok dikurangi nih shallow activity main hp ga jelas.. nge-blog mah jelas loh yaa. Segini udah delete IG, gimana kalo masih ada IG yaa.

Lanjut nanti yaa nulisnya.. selalu aja masih butuh waktu lebih buat nulis atau sekedar curhat.l

Thursday, August 31, 2017

Dapet

Baruuu dibahas kemaren akhirnya dapet jyga alhamdulillah. Ini malah sakit perut, lemes, baru 6 jam udah ganti 3 pad.. bocorrrrrr. Udah minum sangobion tapi tetep aja lemes yaa.

Dulu waktu sebelum nikah lebih parah, V sakit, pusing ga bisa bangun, demam.. Sekarwng jauh lebih mending, ga ada sakit V tapi badan masih agak anget sama lemes banget emang. Alhamdulillah pas banget ga ada kelas jadi bisa istirahat dan besok Idul Adha!

Walaupun ga ikut puasa Arafah dan ga ikut solat Ied dan ga qurban tahub ini, tapi semoga tahun depan ada kesempatan untuk ikutan qurban (amiin!) karena belum ekahan jadi ekahan dulu kali ya.. malu deh kurang pengetahuan agama sampe sekarang, jadi belum ekahan. Harusnya seminggu setelah lahiran kan yaa..dan waktu itu pas ada uang loh.. hadeh.. Tapi dijadiin pelajaran aja, banyakin baca lagi biar ga nyesel kaya sekarang.

Hari ini Lateefa pergi sama enin ke bank, ada percakapan (lebih tepatnya dia ngoceh sendiri sih) k saya yang sedang lemah letih lesu ini. Ada di image ya, silahkan dibaca.


Padahal pagi-pagi udah berantakin kontener (terima kasih buat suami yang ngertiin banget, beberes pagi dan membiarkan saya tidur karena lemes banget). Ternyata mau ada kejutan kata-kata manis ini toh di balik itu semua. 😘

Wednesday, August 30, 2017

Konsistensi

Hai, masih bergelut dengan konsistensi dan frekuensi nih. Hadeh, entahlah tanggal segini belum dapet, makin mundur aja dair bulan lalu kayanya (apa nggal, ya..coba cross check - liat beberapa blog post ke belakang).

Minggu ini Lateefa ngga sekolah karena masih istirahat sehabis sakit minggu lalu dan kerewelan dia Sabtu lalu terjawab..sariawan..dan banyak pula. ZZZZZ. Udah takut HMFD tapi alhamdulillah bukan, dan alhamdulillah ga rewel dan susah makan lagi di hari ke-4 ini.

Hari ini baking brownies sama Lateefa dan jeleknya saya, seperti biasa tidak mengabadikan momen ini sama dia. Pokonya pas dia sakit ini, alhamdulillah masih aktif dan ga lemes gitu. Cuma rewel dan nangis deh hadeh.. Tapi alhamdulillah masih mau makan dan minum air putihnya banyak.

Terus belum isi kuota bolt jadi numpang wifi ILP nih posting ginian. Hhaha. Padahal bisa di HP cuma lemot akhir-akhir ini Axis. Kl. Kudu pindah ke 4G emang yaa, Oh yaaa, did I mention I plan to join Bunsay Online Class? AAAA, so excited. Will write the update soon yaa, anara kee-excited-an dan kegalauan... Hehhe, later yaa ;)

Wednesday, August 16, 2017

Tumbang

Akhirnya sakit.. Lateefa sempet demam sehari doang kemaren alhamdulillah, udah takut kenapa kenapa tapi alhamdulillah ga ada apa-apa.

Libur juga sekolahannya dia huihihi. Senin doang sekolah dan fokus ke huruf A.

Allah
Angin
Ayra


Thursday, August 10, 2017

Warrior

Haaaai! I'm still alive! It's just I'm a bit busy with life as always. Well, what did you miss? Lots! Tons of acts, pain, crazy ideas I haven't mentioned before but dang I made it thru!

Jadi, hari minggu tanggal 6/8/17 kemaren itu ada workshop yang sangat bersahabat dari Rangkul x Anak Ceria Daycare yang bertempat di daycare itu sendiri di daerah Tanah Baru kesana dikit alias Indobaso.

Tentang emosi. Mengenali emosi, dealing with it, membuat ekspektasi yang lebih realistis. Alhamdulillah sangat mengerti teori, tinggal aplikasi nya. Prakteknya. "Agama itu praktek" dan itu memang yang paling menantang. Jadi, saya nekat sebenernya..pura-pura main sekolahan sama Lateefa tapi dibikin beneran kaya sekolah. Ada morning circle kita nyanyi, berdoa sebelum belajar, dan belajar alfabet. Diattach ya fotonya 😅 Baju gamis pink itu saya bilang seragamnya Lateefa yang tiap hari dipake pas 'sekolah'.


Alhamdulillah Senin-Rabu kan no gadget, jadi ada kegiatan lain. Cuma hari Kamis ini pas bagian English dia agak mau-mau nggak nggak.. kelamaan kali ya Senin sampe Kamis 'sekolah'. Next week saya coba 3 hari aja dengan kegiatan yang bervariasi. Hari pertama nya Alfabet A B C ngga kefoto.

Hari ini lagi mellow entah kenapa. Kurang tidur atau sedih atau kenapa I have no idea. Untung mama baik hati bawa Lateefa jalan-jalan niih. Jadi bisa nge-blog dan curhat disini.

Perubahan kan pasti butuh adaptasi yaa. Mungkin saya juga kurang siap dengan jadwal padat Lateefa 4 hari ini. Makanya next week mau bikin 'sekolah' dia 3 hari aja.

Senin Alfabet
Selasa English
Rabu Agama Islam

Semoga bisa yaa. 😅 Agak bingung sama mau ngapain dan beli pernak-pernik nya buat kegiatan harian tapi semoga bisa, bismillah..

Udah ah sedih nya.. tinggal nungguin suami pulang nih. Udah magrib juga.. kayanya saya kurang ngecas deh. Kurang baca Al-Qur'an, kurang tahajjud.. jadi galau ga jelas gini. Yuk ah chin up! Sebentar lagi juga hari ini beres, mesti siap sama hari besok 💪

Tuesday, August 1, 2017

Sunday Late Post


Baru sekali, ninggalin Lateefa dan papanya main duaan hari Minggu. Ikhlas leaving such beautiful scene. Karena baru sekali juga kali ya jadi gw agak mellow. Hahahha. Levvay. Tapi ga menyangkal sih bahwa gw sedih dan ada rasa sayang ninggalin mereka duaan. Ada prioritas aja siih..dan ini event pertama ILP. Jadi, sayah kudu ikut dalam rangka mau aktif dan mau ngumpulin berlian. Huahahha.
Next week ada workshop juga kan yang rangkul itu tuh.. udah bayar tapi kalau ikut kan berarti kudu ninggalin suami n anak juga (ada sih kid's corner tapi kalau saya bawa Lateefa mah bisi kebagi konsentrasinya). Kalau next week kan menuntut ilmu, dan kebetulan memang goal juga kan mau ikut workshop atau seminar mau besar atau kecil. Dan hari minggu. Dan dapet tahun ini. Alhamdulillah​.

Ga kebayang​ kalau jadi ibu bekerja. Entah gimana perasaan campur aduk ninggalin anak. Saya kerja sebentar aja rasanya aduuh..dan ga kebayang jadi ibu full IRT, ini masih keluar rumah aja pas di rumah sama anak adaaa aja berantemnya walau alha berkurang kadarnya sejak ikut IIP dan ada kelas senin-rabu (rekor loh PMS ga nyubit dia, iiih udah sebulan ga cubiiit Lateefa yay!! Good habit nya semoga dikunci jadi deep habit, amiin!).

Jadi yaa alhamdulillah​ intinya sih. Mau pas kerja, mau pas di rumah. Yang penting saya fokus. Be present. Ikhlas karena Allah. Nabung kebaikan buat di akherat nanti. Ga tau hidup sampe kapan..

Yuk ah be present. Udah mau sampe Botani nih. Bismillah..

Monday, July 31, 2017

Pre Explore

Monday!!! Kyaaaa! Alhamdulillah kelas di ILP 5-7 ini bikin bisa pegang HP. Huhehehe.

Alhamdulillah kelas Pre Explore ini lancar. Seneng banget deh lucu anak-anaknya. Anak baru gitu kan ya.. dan seneng banget mereka mau belajar.

Eh belum cerita uniquely you gimana ya hehe. Seruuuu! Nanti deh yaa pas lagi shantay. Ini baru kelar ngajar dan curi waktu bentar nulis.

Nanti ya update nya 😅

Saturday, July 29, 2017

NHW#9 Bunda Sebagai Agen Perubahan

Here I am NHW#9! Wohooo!
Semenjak no gadget days buat Lateefa, saya semakin jarang pegang HP atau netbook. Apalagi kemaren sempet error HPnya dan keluar notifikasi Google Play Service has stopped many many many times. Jadi yaudah tuh HP didiemin aja, kecuali buat whatsapp papanya Lateefa yang sedang menjadi Bang Toyib karena meeting dll dll dll. (See you today, sayang!)

Hari ini sub kelas Ms. Ria. It's Basic 3 TOP NOTCH dan ada satu murid trial, tiga lainnya anak kuliah. Serunya, they speak English, they have varioud future plans dari getting married sampe buying branded bags, ada juga ya "meeting good looking man..move to apartement with that good looking man". Hahha! Kocak abis.

But this one trial student catches my attention. Intinya dia bekerja di salah satu kementrian di JKT. Terus, dia mau bisa bahasa Inggris karena mau ambil scholarship, mau membantu atasannya saat ketemu stakeholder, mau lebih bisa bahasa inggris intinya mah. Saya langsung ingat di NHW#8 saat saya ambil minat bakat, dan ada salah satunya jadi motivator kan. Dan bener aja keluar tuh jurus motivator di kelas ini.

"Hopefully you'll get broader links and better relationship with people, or the stakeholder because you can reply what they're saying. Not just becoming someone who's listening, or passive in English. And yes, for the scholarship bla bla bla...Good luck!."
"Yes and I have son and my wife speaks in English, too. We really are interested in English.... And now I have you to speak English with"
"..and all your friends here, and the teachers, even OBs!"
"Yes mis...blablabla.." dan di akhir kata dia bilang "thank you very much miss"

Dan seketika itu juga saya yang kaget sama diri sendiri iya ya, kata-kata itu bisa bikin seseorang bungah/seneng dan semangat. Kalau ga dipakai dengan baik dan benar bisa juga nyakitin dan mengarah ke bullying (amit-amit ya Allah..). Ini bener banget nih test minat bakatnya. Jadi concern sama yang issue yang sering hadir di kalangan anak-anak sekarang, bahkan Oka mantannya Karin @awkarin juga gosipnya killed by hatred karena banyak netizen yang kesel sama dia karena dia belum bayar gajinya Karin gitu-gitu kan? Oh wait tapi kalau gosip kan ga valid. Ini aja deh yang kejadian di kelas, but not this Basic 3 class.

Kalau ada temen yang salah spelling/pronunciation pasti diledekin. Pernah waktu ngajar kelas apa ya..lupa. Cuma ada yang bilang "I am not egoist miss" dan temennya langsung nyeletuk "hahaha!apaan tuh egoist! selfish kali maksud lo!!" dan saya yang "Yes, egois is selfish in English thank you, Fino - nama samaran. is that how you're telling your friend the right vocabulary in English?" eh tu anak diem. And you know what happened next? Yang bilang 'egoist' itu ga lanjut dong minggu minggu depannya. Sedih banget...

Itu baru satu. I've been teaching almost 7 years here dan ketemu banyak tipe anak yang kaya gitu. Sering kaget juga, apalagi yang kalau ngomong sama temannya langsung pakai bahasa binatang atau ngomong "iih najjjjjj******ssss" ke temennya, kenceng, in front of me. Is this what's happening in this generation? Then I'll have to make sure Lateefa's living the manner in my generation, in every generation, Al-Qur'an and Hadits based (amiin!). Saya juga masih belajar dan banyak kekurangan tapi tiap ngeliat murid ajaib, langsung berdoa sama Allah semoga saya bisa jadi mama yang baik untuk Lateefa dan Lateefa jadi pribadi yang jauh lebih baik dari saya. Kenapa lebih baik? Karena harus ada perubahan di tiap generasi, perubahan yang baik.

Okay, perubahan yang baik di keluarga. Ngapain repot urusin urusan orang sih? Anak murid kan layernya banyak. Ada ibu-bapaknya, atau kakek-neneknya, atau lingkungannya. It's not your job to take care of them.

Ya kalau bukan saya yang negur, siapa? Orang kejadiannya tepan depan mata saya. Saya 'orang tua' yang ada saat itu pas verbal bullying terjadi. Mau diem aja? No I won't. Itu namanya empati kan?

Pas banget dengan NHW#9 ini. Ada rumus EMPHATY+PASSION=SOCIAL VENTURE. Sekarang saya mau coba list dari minat sampai ide sosial yang ada di benak saya berdasarkan passion dan kemampuan saya.

Minat, Hobi, Ketertarikan
Parenting
Dunia Anak
Crafting

Skill (Soft and Hard)
Bisa memotivasi
Membuat slides untuk presentasi
Kreatif

Isu Sosial
Verbal Bullying

Masyarakat
Anak-anak di kelas dan di lingkungan rumah

Ide Sosial
Sosialisasi buruknya dampak verbal bullying, belajar berbahasa yang baik dari kecil

Senengnya, ILP udah pasang duluan betapa verbal bullying is a NO. Jadi bisa sekalian ingetin anak-anak tentang ini juga.


Bermanfaat di keluarga dan di masyarakat kan impian jangka panjang saya hehe. Pengen banget banget ih kaya gini. Semoga selalu bermanfaat buat keluarga dan masyarakat ya Dit. Amiin.

Thursday, July 27, 2017

Tick Tock

We're gettinf closer to Uniquely You event! Hari Minggu di Botani Square. Bismillah. Semoga lancar yaa dear ILP. Event pertama yang saya ikutin di luar parkiran ILP nih. Hahhaa.

Masih belum catch up sama kehidupan online : grup keluarga, grup ibu-ibu, bahkan grup IIP. Lateefa lagi ga tidur siang beberapa hari ini. Jadi full nemenin dia. Minggu kedua no gadget dari Senin-Rabu alhamdulillah berjalan lancar dan bisa diisi dengan kegiatan lain yang jauh lebih berfaedah daripada nonton
 Alhamdulillah jadi Kamis ini juga dia nonton pagi dan siang sebentar. Itu juga nontonnya cuma sampingan doang..dia ngerecokin kotak kreasi saya. Ambil rante, junp ring, manik kayu dan kristal..dan seperti biasa ngoceh tiada henti.

"Nah..jadi ini nih teman-teman rante nya. Ayuk kita bikin kalung. Itu bisa lihat mama Shanti bikin kalung".
"Mama Tifa ah. Mama kan ga punya anak namanya Shanti".
"Mama ini kan lagi pura-puraan".
"Oh..okay".

😓

😂 Bocah.

Menyenangkan deh ada anak satu nih. Hiburan abis. Walau suka gaje juga dia. Nangis ada kali setengah jam lebih..mau apa dong?? "Mamaa pake kacamataa!! Tifa ga suka mama copot kacamata!! Pake maa! Mama bagusan pake kacamataaa!!!"

Akhirnya digendong, dipeluk, dipijitin, disuapin spageti, diuwel-uwel..dan tidur dia.

Besok Jumat lagi.. Ngajar lagi..
Masih mau tempel-tempel cincin niih. Lucu cabochon nya.. Mau dijual di Etsy aja ah ini hehe.


Tuesday, July 25, 2017

Play on

Lateefa 3 tahun. Yay!
Alhamdulillah.. Sehat-sehat, jadi anak soleheh, makin (di) sayang Allah dan semua orang ya Nak. Amiin.

Ngga kerasa yaa. Udah umur segini aja. Sempet ngobrol sama papanya tentang mau punya adek atau nggak. Kayanya ngga sekarang. Udah ga jaman punya anak umur deketan katanya 😓 Ngikut bapake aja saya mah. Ada enak ga enaknya sih punya anak umurnya deketan, atau berjauhan. Pasti ada resiko dan konsekuensi nya yaa..

Minggu ini baru mulai kelas Senin-Rabu dan ini badan serasa dipukul-pukul. Mana kerjaan rumah numpuk dan teteh yang biasa nyapu dan bisa diminta tolong ngga ada pula. Tapi berarti alhamdulillah kan, kalau setrikaan banyak it means baju anak dan suami banyak bahkan berlebih. Kalau pegel naik tangga buat jemur berarti alhamdulillah rumah besar dan luas. Ditwist aja pola pikir negatif nya jadi happy. Alhamdulillah dikasi sehat sama Allah.
Jam 5:25 dan mau subuhan dulu. Mau bikin sayur asem sama oncom hari ini. Yuks kita mulai aktivitas Selasa. Bismillah..

Oh ya, sebelum selesai. Ini foto Lateefa tiup lilin hari Minggu lalu di rumah..



Sunday, July 23, 2017

NHW#8 MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

Being a mom and a wife at the same time push me to work things out harder. Dulu sih sering yang pasrah "ah udah deh, ga usah ngajar kalau ga dapet kelas. Yah, gelang sama kalungnya ga kejual, ya biarin aja numpuk di gudang". Tapi sekarang tu pasti ada usaha walaupun sedikit, kaya nawarin les ke tetangga pas kelas sepi di ILP, jualin kalung gelang ke e-commerce lain kalau ga diterima di satu e-commerce. Jadi lebih usaha aja gitu, dan berdasarkan ranah suka dan bisa di NHW#7, jualan emang salah satu yang saya tulis.

Di NHW#8 ini kami diminta untuk menulis misi hidup dan produktivitas, yuk kita mulai isi satu-satu.

a. Kuadran SUKA dan BISA : bikin kerajinan tangan (kalung, gelang, dompet, bros adalah beberapa contohnya)

b. BE, DO, HAVE?
1. BE : ingin tetap menjadi one-woman-show di Yellow Pony
2. DO : meluangkan waktu khusus 1-2 jam untuk mengurus toko online dan pembukuannya
3. HAVE : mau mulai bisa jualan di beberapa e-commerce dan benahi toko Etsy.

c. Aspek dimensi waktu Lifetime Purpose, Strategic Plan, New Year Resolution?
1. Menginspirasi anak muda untuk berkarya dan berekspresi melalui kerajinan tangan. Mau kok diundang jadi tamu untuk tema DIY apapun 😆
2. Dalam jangka 5-10 tahun saya mau YP bisa mempertahankan kualitas produk, mengupdate kualitas packaging, memiliki lebih banyak jenis aksesoris yang dijual.
3. Next year mau membenahi portfolio YP dan bisa mulai bikin series tiap 2 atau 3 bulan sekali.

Dulu ga nyangka sih Yellow Pony bisa maju dan jualan di BerryBenka. Sempat ditawari merchandiser Zalora juga tapi saya menolak. Sempat diminta untuk jualan di Jepang di bawah Monoco tapi pas lagi sibuk sama Lateefa. She was 4 months old gitu dan saya belum pinter bagi waktu. Sempet muncul di koran lokal membahas tentang kerajinan tangan. Tapi dulu kaya yang biasa aja, ga bangga, ga ada tujuan mau ngapain bikin gelang kalung dll. Sementara sekarang, harus jauh lebih professional karena umur YP juga udah 8 tahun, wow! I have to stop playing business, I have to take it professionally. Semoga semakin FOKUS, semakin bisa maju dan membuat banyak orang terinspirasi.

Thursday, July 20, 2017

Again and Again

Singing Jewel's "Again and Again"... "And again and again.."

That, the only part which is so relatable for now. Again and again, I need time to create. 3:51 AM. Cannot sleep. Mau bikin needle felting creation using cookie cutter. Kalau dipikir-pikir kenapa mesti penasaran sih ya? Udah lamaaa banget kan ga update HANDMADE NEST atau update produk di ETSY. Yaudahlah cukup gitu ya. Fokus jadi ibu, belajar IIP, baca buku grammar sama TOEFL atau cek buku IELTS. But why oh why kaya masi penasaran sama needle felting (monggo cari di Pinterest atau Google). Duluuu banget needle felting creation saya dibeli orang Australia, muncul di blog kece handmade apa ya lupa, semuanya ada di Handmade Nest. Tapi ya itu, dulu karena ga fokus jadi gampang beralih kesana-sini. Sampe kristik aja dijabanin loh sama saya. Hadehhhh.

Sekarang ada satu kontener tuh barang-brang nganggur. Charms, chains, beads (dari kristal, batu, kayu, plastik, ada!), tang, tali, merino wool, jarum needle felting, mesin jahit. Numpuk puk puk..barengan sama tumpukan setrikaan di satu ruangan. Merino wool dulu beli banyak warna banget sampe bingung mau diapain. Sekarang the urge strikes back. Kaya mesti create something aja gitu. Dari beberapa minggu lalu udah mau mikirin untuk bikin apaa ya buat di Etsy. Apa tassel jewelry, apa silicone teething buat baby, atau ini atau itu..sampai sekarang kepikiran.. needle felted jewelry/accessory aja kali yaa. Kyaaa!!! Helpppppp.

Kayanya kalau nanti udah ada uang, mau beli foam, needles, sama cookie cutter nya yang kalau dijumlahin..totalnya kurang dari beli makan siang hedon di Fat Bubble. Hahahha. Ih jadi mau kesana lagi. Spaghetti Mushroom nya enak banget. Aaaah. Bye Fat Bubble, atau tas baru, atau make up baru. Bulan ini seneng-senengnya buat modal beli jarum sama foam dulu yaa.

Entahlah, kayanya saya tipe orang yang kudu bikin bikin bikin. Cuma form nya ganti-ganti. Kadang masak, kadang bikin gelang, nanti kristik, nanti bikin lagu. Semangat Dita! Semangat buat nahan banyak keinginan maksudnya. Hauahha. Kita liat aja gajian nanti beneran buat modal atau ternyata malah dipake buat yang lain 😆

Tuesday, July 18, 2017

No Gadget Day(s)

Senin kemarin, Lateefa diajak eninnya jalan-jalan ambil uang pensiun. Makasih loh Niin.. Jadi bisa beberes dan santay 10 menit mamanya.. Hehe.


Jadi dua hari ini (17-18 Juli) dinobatkan sebagai hari tanpa gadget, no screen time buat Lateefa dan berlanjut sampai rabu besok. Mungkin besok bakal nonton TV atau ga sengaja lihat HP eninnya tapi yang jelas ga akan saya kasih megang/nonton dari HP saya.

Lancar-lancar aja loh. Malah kerasa lebih erat bond nya, kerasa ga ada waktu kebuang buat nonton video/YouTube/acara apa deh yang ada di TV. Malah kaya jadi ketagihan. Hari ini sempet mati gaya, bingung mau ngapain karena dia ga tidur siang (mana saya ngantuk banget, anaknya teriak melulu MAMA BANGUUUN JANGAN TIIIDUUUR..AKU SEDIH NIIH KALAU MAMA TIDUUUUR). Tapi akhirnya kita gambar dan mewarnai, habis itu asharan, mandi sore, jalan ke Indomaret beli yogurt Cimory dan roti, makan di rumah, solat Magrib..Tiduuur! Anak tidur, mamanya bisa catch up materi IIP Week 8 dan nge-blog. Win win! 🎉

Hari minggu ini Lateefa ultah yang ketiga. Barengan sama jadwal papa mertua yang mau operasi prostat. Semoga lancar semuanya ya Pa.. Amiin.

Mau evaluasi niih..dan pengakuan dosa. 2 minggu ini ceklis solat Tahajjud sama Dhuha kosooong melompong. Ini mau ditelisik salah dimana, muluk dimananya... Padahal ini minggu ke-3 tanpa bibi. Kerjaan rumah lumayan bisa ditangani cuma kok dua poin itu masih belum diceklis juga ya.. Hiks. Alhamdulillah masih bisa dzikir, nemenin Lateefa baca Iqra', bacain solawat atau surat pendek. Tapi belum bacain kisah Nabi atau kisah Rasulullah SAW lagi.

Dua minggu ini bakal masih deg-degan karena mendekati hari H acara ILP Uniquely U di Botani. Segini saya cuma megang dua kelas, gimana kalau 3 atau 4 atau 5..?? (Soalnya dua kelas sabtu no show at all) 😅

Sedang deg-degan juga gaji bulan ini dipotong buat nabung di koperasi..demi berlian tahun depan 😂 Hadeehh.  Berliaaan berlian 😆 Oh ya, ceklis stay healthier bisa bertambah karena lagi nyoba kurangin karbo. Lagi mau coba beras merah lagi. Mumpung diskon di Indomaret, besok atau next week beli ah. Hahaha. Emak-emak modis banget gue. Besok mau ke rumah Uwa Mamam di Citayam. Nanti kalau jadi kesana, pasti share lagi kok disini heheh. Untuk sekarang, update dan reviewnya segini dulu ya. Termasuk pengakuan dosa nya. Semoga bisa semakin diperbaiki ke depannya ✨ Semangat, Dita 💪

Friday, July 14, 2017

Gagal

Foto di Puncak when she was 1.5y

Hhh. Hari ini marah dan teriak sama Lateefa in the morning whike I was cooking. Hari ini ngajar 2-7 dan her face is all over. Pas saya teriak dia tuh kaya menjauh, cengo, bingung. Mungkin, dan pasti, dan selalu begitu, dia mau main pas saya lagi masak. Mainnya nabrak-nabrakin Ride On ke kaki saya di dapur, ke cupboard. I said 1,2,3,..10 times dan boom! I exploded. I still remember her face. I hugged her and said "jauh jauh dong nak kalau mama lagi masak. Semuanya panas di dapur! Kalo mama kasitau dilakuin dong. Jauh jauh kamunya" and I hugged her even tighter. "Apa-apa jangan nunggu mama marah dong Nak". Dan dia bilang "oke mah..tapi tifa sedih nih. Tifa sedih dimarahin mama".

😅

I said I'm sorry I yelled at her. Harusnya bisa cuma nyuruh dia ke atas. Bisa cuma nyuruh dia nyalain lagu-lagu aja di ride on. Dan yah..bener ya.. anak tuh jadi pelampiasan. Padahal saya lagi kesel sama bapaknya. Padahal yang bikin saya kesel ya bapanya. 😫 Anak titipan Allah, suami juga amanah tapi gimana dong. I am human. I have limit. Hhhh. Jadi mau nangis nih. Sedih deh. Ini pengen buru-buru ketemu Lateefa. Semoga dia lupa tentang hari ini dan ga inget pernah dimarahin sama mamanya yang galak. When I see my face full of rage in the mirror, I don't wanna see me. So I should not show that in front of anybody termasuk Lateefa. Sedih udah ngebiarin setan menang. But wait. Belajar seumur hidup kan. Kalau yesterday udah jalan-jalan dan ngobrol romantis sebelum tidur sama Lateefa, ikhlasin aja hari ini you made mistake in the morning. 😅

Naaakk. Tungguin mama pulang bawain kebab yaa. Huehehe. Kisskiss sayangnya mama papa 😘

Wednesday, July 12, 2017

We Time Wednesday

Hari ini main ke rumah Ms.Rena, nengokin baby Zafir yang baru lahir. Lucuuuu, imuut, masih dibedong. Iih, jadi mau punya adek ya, Teh. Hehe.

Hari ini Lateefa maain terus di luar. Dia pagi main sama kakak-kakak drpan. Siang mandi dan makan terus main lagi. Terus kita lanjut mampir ke rumah baby Zafir. Jalan dari komplek yasmin ke depan, naik angkot 32 macet-macetan di jalan baru karena lagi bangun jalan. Lanjut naik 08 biru ke Wr.Jambu. Dari situ kita naik ke atas jalan sore berdua. Aaah..enaaknyaa olahraga. Ini dia abis mandi tumbang nih, tidur lep langsung pas saya solat. Lateefa lagi di kamar eninnya dengerin eninnya telepon. Ga lama...ZZZZZ...

Seneng hari ini ya Nak. Full of physical activity. Tinggal mamanya rekap ngepel sama setrika nih malem-malem. 😅


Besok hari Kamis..besoknya Jumat Sabtu Minggu. Libuuuur! Semangat! ✨ Ga sabar nih mau gajian, soalnya ini step pertama mau menabung dan jadi anggota koperasi. Hehehe. Semoga lancar ya. Akhirnya memantapkan diri juga mau stay di ILP jangka panjang...

Tuesday, July 11, 2017

NHW#7 Tahapan Menuju Bunda Produktif

NHW makin kesini makin detail dan memojokkan saya supaya semakin bisa 'membaca' diri sendiri dan keadaan. Semakin PD sebagai istri dan ibu tapi di sisi lain masih ngerasa 'ya ampun gini aja ga tau, Dit?' atau 'Hadeh mati gaya. Ngapain lagi sama Lateefa ya?' atau maksain dia tidur, belajar, main yang baik tanpa pukul dan rebut which is actually ini umurnya untuk berbuat begitu, ini umurnya Lateefa untuk berbuat kesalahan.

Dengan ikut kelas IIP ini makin sering diingetin juga bahwa jadi ibu dan istri ya menikmati proses itu. Menikmati proses salah, nikmatin proses 'gondok' saat ditegur suami (karena saya salah dan harus menerima kesalahan), menikmati​ proses menjadi ibu yang mesti mikirin anak gizi nya terpenuhi ga, vaksinnya ada yang kelewat ga, udah nabung belum buat sekolah dia nanti, keuangan aman ga sampai minggu depan, daaaan lain-lain.

Sering riweuh juga, ribet sama keadaan. Ribet sama lingkungan. Ribet sama kata-kata orang tapi semakin ikut kelas IIP apalagi pernah didatangi Ibu Septi minggu lalu, semakin tahu bahwa I MATTER. I DO. No matter how small my role is, I matter. Ini yang membuat saya tetap mengajar disela-sela kesibukan jadi ibu dan istri.

Minder aja kadang ya.. Ada guru yang udah gelar Master, jebolan AFS, ngajar IELTS dan TOEFL udah kemana-mana. But again. I matter. (Bukan mater temen Lightning McQueen dan plissss jangan nyanyi deespaacito!) 😅 Terus ngajar, walaupun belum dikasi kesempatan buat belajar ke luar negeri, belum ada waktu buat dapetin gelar master. Karena Allah kan ga ngasih kesempatan ke semua orang. Yang gelar master dan AFS punya flaws, yang ngajar IELTS dan TOEFL punya kekurangan juga. Allah itu Maha Adil. Jadi saya berusaha ga kecil hati saat mengajar. Selama ada restu dari suami dan anak. Selama suami dan anak kalau saya tinggal ngajar ikhlas, legowo ngebiarin saya ngajar.

Interesting. Dulu boro-boro minta izin. Sampe kejedug angkot gara-gara inget ga boleh ngajar pagi sama suami waktu Lateefa umur 1 tahunan. Sekarang, apa-apa nanya ke suami, menurut dia gimana. Boleh ga aku gini, gitu, ngelakuin ini, itu? The lastest one was about my online shop : Dancing Lala and Yellow Pony.

Dancing Lala dan Yellow Pony online shop yang sama-sama jualan di Berrybenka. Karena Dancing Lala jualan tas, saya butuh space lebih luas untuk nyimpen old product yang dikembalikan oleh pihak BerryBenka. Saya dan suami berdiskusi dan hasilnya, saya stop jualan tas karena masih numpang tinggal di rumah mama and there's no space left 😂 Sebaliknya, untuk Yellow Pony 'cuma' jualan aksesoris yang kalau dibandingin tas, ga akan makan space banyak untuk simpen old products. Saya juga suka bikin aksesoris and will keep doing it karena udah direstui sama suami untuk lanjut bikin aksesoris. Yay! Makasi, sayang!

This NHW#7 is getting even more exciting karena ternyata...kita mesti isi passion kita di Temu Bakat buat memastika are we on the right track?? Jeng jeng.. deg-degan pas ngisi. Kalau banyak hal yang udah dijalani ternyata bukan passion saya atau kurang cocok dengan pribadi saya gimana yaa?

Drum roll please..!!! Look at the result!


Ternyata sejalan. Alhamdulillah. Ambassador : Pernah dulu kerja bantuin Kemenlu pas ada acara apa ya..lupa. Creator : I make my own jewelry, accessories, pouches and all for Yellow Pony. Educator : I'm an English instructor. Journalist : suka nuliiis. Nah bagian synthesizer ini yang masih belum ngerti maksudnya. I'll ask to my group fasilitator later (yang sekarang lagi sibuk bolbal RS mengurus ibu beliau. Cepet sembuh buat Ibu, Mba Nonie :*)

Jadi di Temu Bakat itu kita diminta untuk tick 5-7 points yang sangat cocok untuk kita, sangat tidak cocok, sesuai sama kita.. kurang lebih seperti itu. Kalau ditelisik, selama ini ada beberapa poin yang saya bisa saya suka..saya bisa saya ga suka.. di list aja biar rapi yaa 😆

NiceHomeWork #7
TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF

Kuadran 1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA
Mengajar, menyanyi, bikin kerajinan tangan, aksesoris, dan kreasi tangab lain seperti bros, kalung, gelang, dll.


Kuadran 2 : Aktivitas yang anda SUKA tetapi anda TIDAK BISA
Menggambar. Mewarnai secara professional di Adobe Illustrator atau Photoshop

Kuadran 3 : Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda BISA
Olahraga. Menari tradisional.
(Ga suka karena capek..tapi akhir-akhir ini terpaksa olahraga demi kesehatan umur di tahun-tahun mendatang)

Kuadran 4: Aktivitas yang anda TIDAK SUKA dan anda TIDAK BISA
Jadi HRD atau memilih orang untuk bekerja disini dan disana. Saya ga bisa juga kayanya jadi SPG. Bahkan untuk Yellow Pony aja masih numpang jualan di BerryBenka kan, karena ga punya bakat marketing kayanya. Kalau suka, silahkan beli. Kalau nggak ya ga usah beli. 😅 Pasrah amat yaa.


Wuaaaa. Panjang kan jadinya niih. Tiap kali nulis NHW pasti gini. Dimulai dari alkisah jaman dahulu kala sampai happy ending. Kenapa sih mesti panjang? Soalnya jujur ya, NHW bikin saya menelisik ke diri sendiri. Bikin saya semakin menyusuri labirin peran kehidupan sebagai ibu dan istri dan perlahan menemukan jalan keluar karena ikut IIP itu seperti punya map di labirin yang panjang ini.

Ah..jadi mellow. Suami belum sampai rumah. Anak udah tidur. Kangen sama dua-duanya. Let's call it a day ya. Waktunya nonton youtube Nouman Ali Khan tentang surat Yasin. Hehe.

EDITED

Setelah baca message fasil kece saya, Mba Nonie, di grup..kalau bisa ambil 2-3 kali test.

Thia is the result of my second test which is similar to the first one. Cuma kok generating idea nya dari 40% ke 17% ya? 😅 Mungkin bagian eksekusi masih galau nih..


Tapi alhamdulillah personal brandingnya sama (walaupun nambah) tapi saya fokus ke Educator, Creator, Journalist 😆 Semoga potensi ini bermanfaat untuk menjadi produktif. Apalagi kalau udah direstui suami ya. Hehe. Mengutip dari Matrikulasi hari ini "Rejeki itu pasti, KEMULIAAN harus dicari". Nitto, fellas 😘

Saturday, July 8, 2017

NHW#6 - Belajar

Oh c'mon. I have postponed doing this for like..5 days??



I remember I have talked about time management to my self. I remember we've had a deal about "waktu mama belajar" after Lateefa's asleep. I do remember we've reschedule this and that and endless changing every morning? Okay. I was once so clumsy and let things scattered. I still do, until now. Such upsetting progress and bitter truth to accept but well, it happens. I often ask myself, kapan sih bisa stick to the schedule? Kapan sih bisa keep your words, kalau mau masak ya masak, kalau mau main ya main, kalau mau belajar ya belajar. Kayanya, dan pastinya, saya terlalu banyak ecuse ke diri sendiri, terlalu banyak ga bisa nya, terlalu longgar sama komitmen yang sudah dibuat sama diri sendiri. Sampai kapan siih mau gitu yaa?

Hari ini kedatangan oma-oma di kelas Basic 3. Ini bikin diri makin ciut dan takut ngajar di kelas itu gegara ada sepuh kan yaa.. dan saat ninggalin kelas, seperti biasa kan high five sama students. Pas hifive sama beliau, oma genggam tangan saya agak kenceng and said "than you very much for today miss". Ya ampun...rasanya..seneng bisa diterima ilmunya sama Oma, seneng lihat oma masih punya semangat belajar. Saat itu juga, langsung memutuskan untuk ngerjain NHW disela-sela break ngajar.

Lihat Oma Siska tadi jadi bilang ke diri sendiri : ga apa-apa jadwal minggu ini berantakan karena selasa-sabtu ngajar, ga apa-apa minggu ini ngajakin main Lateefa terus pagi-pagi sampe siang, ga apa-apa ninggalin dia pas tidur siang sampai jam 8 malam sama eninnya (5-6 jam sehari ninggalin anak dari yang ga pernah itu perjuangan banget..hats off buat mamak-makak kerjaaa hu hu..nangis nih ngetiknya), ga apa-apa minggu ini cuma masak dua sayur buat Lateefa which is sop and capcay, basic food banget ya. Ga apa-apa Dit.. karena masih ada minggu depan. Masih ada minggu depan where you can cook with olive oil, where you can cook stir fry instead of cooking things deep fried. Masih ada minggu depan buat nyelipin kalimat "makasih ya A udah kerja buat aku dan teteh" atau simple "i love you" di bekel suami. Masih ada minggu depan buat olahraga. Bersyukur dikasih kelas..banyak kelas berarti banyak nabung..(or banyak pengeluaran? haha!) Amiiin buat nambah nabung aja yaa..

Intinya tu belajar dan belajar. Karena minggu ini jadwal acakadut banget, including ngerjain NHW di hari SABTU saat ISTIRAHAT yang sebenernya ngga banget buat gw ngerjain NHW hari Sabtu karena paciweuh sama kelas tapi gimana lagi, daripada Minggu atau Senin dini hari kan? Makin ga ada waktu lagi secara next week ngajar lagi. Duuh.. Jadi mending hari ini pas istirahat. OK balik ke topik awal. Karena minggu ini jadwal sangat amat berantakan, mari membuat list jadwal untuk minggu ini. Sebelum nulis jadwal, kasih note to self dulu achievement yang dibuat diri sendiri ya Dit, kan di atas udah ditulis semua aib loe minggu ini (hiks).

+ Nyapu pel tiap hari
+ Nyuci setrika 4 hari berturut-turut
+ Main sama Lateefa anpa gardget!) dari jam 9-12 atau 9-13
+ No kopi sachet, jajan di luar cuma 2x
+ Ngajar selasa-jumat 2-7, sabtu 9-4 tapi bisa tetep masak buat suami dan anak (wii! clap clap)


Karena mau terus belajar, ada beberapa poin yang saya mau achieve minggu ini di rumah buat suami, anak, dan diri saya sendiri.

Yang mau diachieve minggu ini di dapur :
* Masak tumis pakai olive oil
* Deep fried cookings 2x aja
* Ganti garam Himalaya
* Masak sayur selalu buat Lateefa


Untuk suami <3 :
* Bawain ketimun terus atau lalap
* No teh manis tiap hari (limit to 3 times a week aja)
* Give him lunch note 2-3 times a week
* Ga usah repotin nitip kopi Tuku atau bihun goreng

Untuk anak :
* Baca buku lagi 10 menit aja ga apa-apa
* Kasih new vocab in English and Arabic
* Belajar pakai Flash Card (lagi)
* Berhitung in Arabic
* Nyanyi salawat lagi sebelum tidur
* Biasain baca doa setelah makan

Untuk diri sendiri :
* Olahraga jalan aja deh kalau capek lari
* No salt di 3-4 makanan a week
* Plant based eating, steamed food is better
* Lanjutkan mencuci pakai tangan
* Nyapu pel senin-kamis setiap hari (lagi)

Now, the biggest thing. How and when are we gonna do it, Dit? (gulp)
Mari tulis jadwal yang ga muluk-muluk.

05.30-06.30 Waktu buat solat dan diri sendiri. Kalau pas bangun jam 5, lebih bagus. (yang ga pernah banget sebenernya dari liburan. zzzz)
06.30-07.00 Beberes atas (nyapu, beresin makanan, rapiin setrikaan, matiin lampu, buka pintu jendela atas) Note : minggu ini mau nambahin beresin sampah pagi-pagi.
07.00-07.45 Masak, plus nemenin Lateefa main sambil masak di bawah. Entah selama ini bertahan kaya gimana, dari marah-marah, ngasitau pelan-pelan, ga jadi masak, I manage to cook and have time with Lateefa sambil masak. Alhamdulillah kalau mama nemenin atau suami nemenin juga. (makasi mama dan suami :* )
08.00-08.30 Makan bareng di meja makan, nemenin suami sampai berangkat. Kalau Lateefa tiba-tiba pupup atau mood dia mau mandi, jangan lupa minta maaf sama A Kicky karena ga nemenin dia pagi-pagi.
09.00-12.00 M A E N . Ini main tipe 1 alias outdoor activity atau bisa juga waktu belajar dia.
Jadi, di waktu dia main sama anak tetangga, ke Alfamart, nyiram bunga, nemenin nyapu di luar, main di luar pokoknya. Di waktu ini juga diselipkan pelajaran juga buat Lateefa, atau sekedar gunting atau shape tracing atau dot-to-dot activity, apa aja deh. Atau sekedar nemenin dia bikin kalung gelang.
12.00-13.00 Beresin rumah dari berantakan yang positif (hahaha! bilang gini ke diri sendiri untuk encourage myself karena beresin mainan itu raweswes alias ga beres-beres). Makan siang.
13.00-14.00 Istirahat. Lateefa nonton atau main stiker sendiri atau gambar atau main sama eninnya kalau dia mau.
14.00-15.30 Tidur siang. Kalau ga tidur siang, bawa dia ngankot..maka dia akan tidur tapi bedanya mamanya ga tidur dan ga selonjoran. (been there kan buibu?)
16.00-19.00 Main tipe 2 yang full indoor. Kalau pagi udah 'belajar', jam ini ga usah 'belajar'. Nemenin Lateefa aja pokoknya dan ga nonton, no gadget involved.
19.30-20.00 Siap-siap tidur, waktu bebersih malem buat Lateefa. Cuddling di kasur sambil nunggu papanya pulang.
20.30-21.30 Waktu bebas. Kalau Lateefa belum tidur biasanya kita nyemil duaan di kamar. Kalau Lateefa udah tidur, beresin setrikaan atau nyapu sedikit biar rumah rapi pas suami pulang.
22.00 Suami pulang. Kalau ga lelah, ngobrol. Kalau lelah say goodnight and sleep dan berbagi cerita the next day di meja makan.


Phew. Selama ini bisa survive hidup dengan jadwal acak-acakan, pas bikin jadwal begini langsung bertanya-tanya "Kok bisa bertahan ya? Ga capek beberes terus tiap hari? Itu beneran maen melulu sama Lateefa? Ga capek apa udah capek fisik ditambah marah-marah sama anak atau suami?"

Coba, dicoba dicoba stick to the schedule. Minggu ini lumayan seneng juga karena bisa ngirit uang jajan. Karena last week bikin list pengeluaran and I stick to it, alhamdulillah. Ga melenceng jauuuh banget kaya biasanya. Next week mesti beneran bisa nglakuin jadwal di atas. Bismillah. Semangat Dita! Inget aja, ga ada waktu telat untuk belajar. Ga pernah ada. Enjoy the process Dit, this will shape you to better version of yourself. Dan NHW#6 Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal itu takes time. It takes courage, dedication, persistence, and your presence. Ikutan IIP beneran kado buat diri sendiri di umur menjelang 30 ini.

Jangan lupa, rajin nabung demi berlian tahun depan. Hahhaha~! Berliannya apa cobaaaa??? Nanti deh dikasitau yah. Hehhee. Bye for now.

Thursday, July 6, 2017

Kamis Jumat Sabtu



Okay. Where should I start? Kayanya minggu ini my mind is scattered all around. Housework, classes, waktu main Lateefa, bingung mau masak apa selain gorengan dan tumis (sad!), craving for coffee too much. Haddeeehh..

Tapi tetap disyukuri. Ini kan terjadi gegara belum terbiasa dengan ngajar selasa-sabtu dan alhamdulillah ga tiap minggu juga karena cuma jadi guru pengganti di selasa-kamis which means next week I’ll have more time with Lateefa..dan waktu lebih buat olahraga.

Lagi suka nonton Nouman Ali Khan tentang kajian surat dan ayat Al-Qur’an. Lagi nyanyi gajebo di smule juga. Duuh, rasanya mau cepet gajian (loh??). Karena this month is the first month saya nabung demi berlian. Buahaha! Ya gitu deh ya. Intinya mau mulai nabung dengan baik dan benar melalui koperasi. Semoga terlaksana dengan lancar sampai Ramadhan tahun depan.

Masih belum bisa nulis buat NHW#6. HELPPPPP! Masih butuh waktu saat pikiran lebih quiet dan ga njelimet sama urusan kelas, kerjaan rumah, deadline slides.😫 Kurang pinter manajemen waktu nih which what exactly I need to manage karena NHW#6 ya tentang ini.


Wednesday, July 5, 2017

Wednesday Wander


Duuh beneran mau kopi. Bahaya nih kafein yaah. Hiks hiks. Bikin nagih. Lumayan tapi kalau ngopi tiap minggu. Udah ga napsu mau ngopi sachet, which ia not coffee aih ya.. itu mah essence doang. Well.. ikhlasin aja deh yaa ga ngopi dulu. Hehe.

Selasa kemaren pertama ngajar, pertama beberes rumah lagi tanpa bibi dan ngajar, dan nemenin Lateefa, dan setrika, dan nyuci, nyapu, pel.. rasanya mantap yaa. Hahaha. 😆

Minggu ini juga mulai kelas IIP Batch 4, mulai NHW lagi, mulai baca materi lagi. Semangat! Ini lagi mellow karena ngantuk kali ya. Terus..mau ngopiiii aaaahhh. Apa ke indomaret ya ini. Duuh semangat ya buuu. Yuks ah. Ngopi aja deh.