Tuesday, July 11, 2017

NHW#7 Tahapan Menuju Bunda Produktif

NHW makin kesini makin detail dan memojokkan saya supaya semakin bisa 'membaca' diri sendiri dan keadaan. Semakin PD sebagai istri dan ibu tapi di sisi lain masih ngerasa 'ya ampun gini aja ga tau, Dit?' atau 'Hadeh mati gaya. Ngapain lagi sama Lateefa ya?' atau maksain dia tidur, belajar, main yang baik tanpa pukul dan rebut which is actually ini umurnya untuk berbuat begitu, ini umurnya Lateefa untuk berbuat kesalahan.

Dengan ikut kelas IIP ini makin sering diingetin juga bahwa jadi ibu dan istri ya menikmati proses itu. Menikmati proses salah, nikmatin proses 'gondok' saat ditegur suami (karena saya salah dan harus menerima kesalahan), menikmati​ proses menjadi ibu yang mesti mikirin anak gizi nya terpenuhi ga, vaksinnya ada yang kelewat ga, udah nabung belum buat sekolah dia nanti, keuangan aman ga sampai minggu depan, daaaan lain-lain.

Sering riweuh juga, ribet sama keadaan. Ribet sama lingkungan. Ribet sama kata-kata orang tapi semakin ikut kelas IIP apalagi pernah didatangi Ibu Septi minggu lalu, semakin tahu bahwa I MATTER. I DO. No matter how small my role is, I matter. Ini yang membuat saya tetap mengajar disela-sela kesibukan jadi ibu dan istri.

Minder aja kadang ya.. Ada guru yang udah gelar Master, jebolan AFS, ngajar IELTS dan TOEFL udah kemana-mana. But again. I matter. (Bukan mater temen Lightning McQueen dan plissss jangan nyanyi deespaacito!) 😅 Terus ngajar, walaupun belum dikasi kesempatan buat belajar ke luar negeri, belum ada waktu buat dapetin gelar master. Karena Allah kan ga ngasih kesempatan ke semua orang. Yang gelar master dan AFS punya flaws, yang ngajar IELTS dan TOEFL punya kekurangan juga. Allah itu Maha Adil. Jadi saya berusaha ga kecil hati saat mengajar. Selama ada restu dari suami dan anak. Selama suami dan anak kalau saya tinggal ngajar ikhlas, legowo ngebiarin saya ngajar.

Interesting. Dulu boro-boro minta izin. Sampe kejedug angkot gara-gara inget ga boleh ngajar pagi sama suami waktu Lateefa umur 1 tahunan. Sekarang, apa-apa nanya ke suami, menurut dia gimana. Boleh ga aku gini, gitu, ngelakuin ini, itu? The lastest one was about my online shop : Dancing Lala and Yellow Pony.

Dancing Lala dan Yellow Pony online shop yang sama-sama jualan di Berrybenka. Karena Dancing Lala jualan tas, saya butuh space lebih luas untuk nyimpen old product yang dikembalikan oleh pihak BerryBenka. Saya dan suami berdiskusi dan hasilnya, saya stop jualan tas karena masih numpang tinggal di rumah mama and there's no space left 😂 Sebaliknya, untuk Yellow Pony 'cuma' jualan aksesoris yang kalau dibandingin tas, ga akan makan space banyak untuk simpen old products. Saya juga suka bikin aksesoris and will keep doing it karena udah direstui sama suami untuk lanjut bikin aksesoris. Yay! Makasi, sayang!

This NHW#7 is getting even more exciting karena ternyata...kita mesti isi passion kita di Temu Bakat buat memastika are we on the right track?? Jeng jeng.. deg-degan pas ngisi. Kalau banyak hal yang udah dijalani ternyata bukan passion saya atau kurang cocok dengan pribadi saya gimana yaa?

Drum roll please..!!! Look at the result!


Ternyata sejalan. Alhamdulillah. Ambassador : Pernah dulu kerja bantuin Kemenlu pas ada acara apa ya..lupa. Creator : I make my own jewelry, accessories, pouches and all for Yellow Pony. Educator : I'm an English instructor. Journalist : suka nuliiis. Nah bagian synthesizer ini yang masih belum ngerti maksudnya. I'll ask to my group fasilitator later (yang sekarang lagi sibuk bolbal RS mengurus ibu beliau. Cepet sembuh buat Ibu, Mba Nonie :*)

Jadi di Temu Bakat itu kita diminta untuk tick 5-7 points yang sangat cocok untuk kita, sangat tidak cocok, sesuai sama kita.. kurang lebih seperti itu. Kalau ditelisik, selama ini ada beberapa poin yang saya bisa saya suka..saya bisa saya ga suka.. di list aja biar rapi yaa 😆

NiceHomeWork #7
TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF

Kuadran 1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA
Mengajar, menyanyi, bikin kerajinan tangan, aksesoris, dan kreasi tangab lain seperti bros, kalung, gelang, dll.


Kuadran 2 : Aktivitas yang anda SUKA tetapi anda TIDAK BISA
Menggambar. Mewarnai secara professional di Adobe Illustrator atau Photoshop

Kuadran 3 : Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda BISA
Olahraga. Menari tradisional.
(Ga suka karena capek..tapi akhir-akhir ini terpaksa olahraga demi kesehatan umur di tahun-tahun mendatang)

Kuadran 4: Aktivitas yang anda TIDAK SUKA dan anda TIDAK BISA
Jadi HRD atau memilih orang untuk bekerja disini dan disana. Saya ga bisa juga kayanya jadi SPG. Bahkan untuk Yellow Pony aja masih numpang jualan di BerryBenka kan, karena ga punya bakat marketing kayanya. Kalau suka, silahkan beli. Kalau nggak ya ga usah beli. 😅 Pasrah amat yaa.


Wuaaaa. Panjang kan jadinya niih. Tiap kali nulis NHW pasti gini. Dimulai dari alkisah jaman dahulu kala sampai happy ending. Kenapa sih mesti panjang? Soalnya jujur ya, NHW bikin saya menelisik ke diri sendiri. Bikin saya semakin menyusuri labirin peran kehidupan sebagai ibu dan istri dan perlahan menemukan jalan keluar karena ikut IIP itu seperti punya map di labirin yang panjang ini.

Ah..jadi mellow. Suami belum sampai rumah. Anak udah tidur. Kangen sama dua-duanya. Let's call it a day ya. Waktunya nonton youtube Nouman Ali Khan tentang surat Yasin. Hehe.

EDITED

Setelah baca message fasil kece saya, Mba Nonie, di grup..kalau bisa ambil 2-3 kali test.

Thia is the result of my second test which is similar to the first one. Cuma kok generating idea nya dari 40% ke 17% ya? 😅 Mungkin bagian eksekusi masih galau nih..


Tapi alhamdulillah personal brandingnya sama (walaupun nambah) tapi saya fokus ke Educator, Creator, Journalist 😆 Semoga potensi ini bermanfaat untuk menjadi produktif. Apalagi kalau udah direstui suami ya. Hehe. Mengutip dari Matrikulasi hari ini "Rejeki itu pasti, KEMULIAAN harus dicari". Nitto, fellas 😘

No comments:

Post a Comment